Thursday, August 27, 2026

мой Первый День В России (My First Days In Russia) - Kisah Anomali (Part 2)

 Okay, so it's been a roong roong time , aku akhirnya punya kesempatan lagi untuk melanjutkan kisah di hari-hari pertama ku menginjakkan kaki di Rusia, lebih tepatnya kota Samara. Mungkin banyak yang belum tau dimana kota Samara. Jadi, kota ini ada di selatan rusia, dan merupakan salah satu provinsi yang jarang turis tau, tapi ada banyak mahasiswa internasional yang berkuliah disini.

Baiklah, ini aku tunjukkin letak kotanya melalui map.



Dikarenakan jarang sekali warga lokal melihat orang asing, jadi kadang kita sebagai mahasiswa Indonesia sering banget dimintai foto 😭. Biasanya kalau di indonesia kan seringnya orang Indonesia minta foto ke bule-bule, lah disini kita malah dimintain foto bareng mereka wkwkwk. Apalagi kalau pergi ke pasar, beuuh pasti akan sering dikira orang Amerika lah, orang Syria lah, pokoknya mereka asbun banget tapi excited .

Hingga suatu hari aku mendapatkan pengalaman yang SUPER WOW!!. Pengalaman ini adalah wejangan untuk kamu yang mau pindah berkuliah atau kerja di Rusia, terutama kalau kamu akan ditempatkan di kota-kota kecil. Kisah ini terjadi di sekitar tahun 2015 saat baru beberapa bulan mahasiswa Indonesia sampai di kota ini untuk belajar bahasa Rusia. (Disclaimer: untuk setiap mahasiswa asing, wajib mengemban kelas persiapan atau Подфак - Podfak selama 1 tahun sebelum memulai berkuliah) 

Pada hari itu, ada kedua teman aku sebut saja namanya Erik dan Yudha, mereka baru saja pulang entah dari pasar atau membeli Shawerma. Tiba-tiba mereka menelpon ku karena ada keadaan genting, so, aku langsung dong pergi untuk menemui mereka. Ternyata, mereka ditahan polisi, jadi di setiap metro/subway di rusia itu selalu ada pos-pos polisi. Pos polisi ya, bukan security, dari mana aku tahu, ya karena seragam yang mereka pakai.

Jadi, kedua teman aku ini ditahan polisi karena tidak membawa paspor. Oiya, aku inget, mereka keluar beli shawerma yang jaraknya cuma 5 menit dari asrama, jadi mereka ga bawa paspor. Setelah itu apesnya ketemu polisi di metro dan ditanyai paspor. Eng..ing..engg, ya jelaslah mereka ga baawa, siapa juga yang keluar beli jajan aja bawa paspor wkkwk.

Mereka menelpon ku dan meminta ku untuk membawakan paspor mereka ke kantor polisi itu. Kenapa mereka menelpon ku, seorang wanita kecil ini. Ya, karena kebetulan saat itu aku lumayan cepat dalam menguasai bahasa rusia. Mungkin akan ada pertanyaan, kan ada kakak senior kami yang dari Indonesia juga, kenapa mereka ga nelpon mereka ya. Ya, itu karena mereka ketangkap polisi sore hari, senior kami yang sudah lama berkuliah di kota itu belum pulang dari kuliahnya.

Oke, long story short, jadi pergilah aku membawakan paspor mereka ke kantor polisi. Aku mencoba bernegosiasi ke polisi itu dan bilang kalau kami ini cuma pelajar dan baru banget datang. Dan polisi itu akhirnya melepaskan kedua teman ku. TAPIII.. TAPIII.... cerobohnya, aku lupa bawa paspor ku dan polisi itu bertanya.

Polisi: А где твой паспорт? (Dan mana paspor kamu?)
Me: *terdiam sejenak* В общежитие, я думала, что вам мой паспорт не нужно. (Di asrama, saya kira bapa ga perlu paspor saya)
Polisi: Ааа нельзя, ты здесь остаёшься или 5000руб платишь. (Ah gaboleh, kamu stay disini atau bayar 5ribu rubel. Saat itu 5000 rubel setara 1,2jt)

Akhirnya, setelah banyak negosiasi aku disuruh stay di kantor polisi dan kedua teman yang aku bantu pulang. Aku meminta mereka untuk memanggil senior ku yang sudah lama kuliah disitu untuk bail me out 😭. Si polisi memasukkan aku ke dalam sebuah sel kecil, bener-bener sel dong, yang ada jerujinya. Ya Allah, ngakak kalau ingat ini, pas disitu aku mikir, aku nih ngapain siih.

Dan tau nggak, polisi ini genit banget, gatau deh kayaknya dia entah aneh atau agak sedikit mabok, soalnya tiba-tiba ada cewek gitu datang kesitu dengan baju kurang bahan. Saat itu aku posthink aja mungkin itu pacarnya. Tapi, sampai hari ini hati kecilku masih berbisik, kayaknya itu prostitut deh wkwk. Jadi, sembari aku menunggu temanku dan seniorku datang, aku duduk di dalam sel kecil itu sambil mendengarkan dua orang ini memadu kasih. Entahlah apa yang mereka berdua lakukan, kalau diinget-inget agak geli juga suara mereka.

Hingga setelah beberapa menit, seniorku thanks to Kak ika dan dua teman ku yang laki-laki tadi datang kembali menjemputku. Kak ika mencoba untuk berbicara dengan si polisi, dan akhirnya si polisi mau melepaskan ku setelah membuktikan bahwa aku adalah mahasiswa juga. Tapi, anehnya masih minta duit, dari yang sebelumnya 5000 rubel menjadi 2000 atau 1000 rubel aku tidak ingat pastinya, untuk kurs saat itu mungkin ada di kisaran 200-400ribu rupiah. Aneh banget lah, sudah dibilang juga kita mahasiswa duit ga gablek masih dipalakin sama tuh polisi.

Berikut glimpse of  subway/metronya, dimana ada kantor polisi kecil di dekat pintu masuk. Diambil dari hape samsung bobrok yang tipis itu lupa namanya, sorry sorry maaf ya fotonya begitu 🤣





Oiya, ada lagi nih ultimate story, yang nggak kalah hah hoh nya. Jadi ini kejadiannya mungkin sudah beberapa bulan, mungkin hampir 1 tahun semenjak aku tinggal di kota Samara. Suatu saat di musim panas, aku pergi ke sebuah perpustakaan kota sendirian rencananya memang mau explore kota juga. Aku pergi dari siang hari dan stay di perpustakaan sampai sore sebelum maghrib, karena musim panas, waktu maghrib tiba sangat lama. Setelah keluar dari perpustakaan dan menuju Garderobe (tempat penitipan jaket). Ada pasangan lansia membawa kue ulang tahun, dan tiba-tiba bertanya darimana aku berasal, dan aku jawab dari Indonesia, setelah itu kita berbincang kecil. Hingga akhirnya, kedua lansia itu memberikan ku sekotak kue ulang tahun yang mereka punya, bener-bener kue tart yang masih utuh. Aku senang sekali sambil membawanya pulang.

Di jalan menuju asrama, aku melihat seorang wanita babak belur, mukanya lebam-lebam bonyok, bibirnya ada darah dan juga bengkak. Aku lihat dia seperti bingung tidak ada yang menolong, jadi ku dekati dia dan ku tanya apa yang dia butuhkan. Ternyata wanita itu ingin naik bis, tapi kartu dia tidak ada balance lagi, dan dia tidak punya cukup uang untuk mengisi kartu atau membeli karcis. Karena iba, aku mencoba untuk mengecek dompet ku, dan ternyata, ya nasib kita sama. Saya juga tidak punya uang saat itu.

Kemudian, aku berinisiatif untuk mengambil cash di atm terdekat, dia mau mengikuti ku, dan aku merasa oke saja. Selang beberapa menit kita berjalan ke atm, ada seorang ibu dengan anak perempuan kecilnya menarik tangan ku dan melakukan gestur untuk pergi meninggalkan ibu-ibu yang babak belur itu. Aku menjelaskan padanya kalau itu tidak masalah, wanita itu butuh bantuan ucapku. Tapi sepertinya ibu itu tahu sesuatu dan dia menarik tangan ku dan membuat gestur untuk pergi meninggalkan ibu-ibu itu. Saat itu aku menurut saja dan menangis di jalan pulang, karena membayangkan wajah ibu-ibu di jalan tersebut.

Setibanya di asrama, aku ceritakan ke teman-teman asrama ku, disitu mahasiswa indonesia sedang mengadakan makan bersama, dan mereka melihat ku membawa kue tart yang tadi. Dan aku ceritakan ke mereka bahwa aku bertemu ibu-ibu kasihan di jalan, tapi aku tidak bisa membantu karena dilarang oleh ibu-ibu rusia lainnya. Seketika itu teman-teman aku menyadarkan ku kalau hal itu adalah hal bodoh, coba pikirkan, kenapa gaada orang lain yang bantu padahal dia ada di tempat ramai, dan yang menolongku saat itu ibu-ibu dengan anak perempuan. Langsung duarrr...duarr.. aku tersadar bahwa itu ada benarnya juga, teman-teman ku merasakan apakah aku di hipnotis jadi ga sadar dan iya-iya aja untuk pergi ke atm. Jujur saja, aku rasa aku sadar-sadar saja, cuma memang saat itu merasa sangat iba terhadap ibu yang babak belur tersebut. Tapi gatau deh Allahu a'lam bissawwab, mungkin pelajaran hari ini adalah untuk tidak terlalu gegabah ya, dan jangan mudah percaya orang random dimanapun!!

Sedari tadi aku ngomongin asrama kan, jadi ini tampak depan asrama aku di Samara di Безимянный переулок - 9. Foto ini diambil di tahun 2016.



Monday, September 30, 2024

Holidays di Rusia

Hari-hari libur di Rusia rasanya lebih banyak dari hari libur di Indonesia. Perasaan ku yaa..
Soalnya sepertinya meskipun tidak tiap bulan, tapi liburnya lumayan lama banget, dan orang disini selalu memaksimalkan hari libur. Misalnya, saat hari libur jatuh di hari sabtu atau minggu, maka di hari senin atau jumat akan libur. Oiya, terus kalau hari jum'at ada yang namanya Краткий день, yang artinya hari pendek. Nah, hari pendek itu seperti hari dimana kita masuk kerja atau sekolah dan pulang lebih awal. Asik gasih..

Oke, tanpa ba bi bu, aku mau flashback hari-hari besar yang biasanya kita rayain saat berkuliah di Rusia, tapi ini hari-hari yang paling berkesan aja ya

Note: Sorry ye untuk video dan foto-foto nya berkualitas rendah ahaha ini semua dari tahun 2016 dan masih pakai hp butek

1. Hari Pria
Hari pria atau hari laki-laki, hari ini jatuh di tanggal 23 Februari. Dari cerita cerita yang dulu guru bahasa Rusia aku, hari laki-laki ini awalnya berkaitan tentang bagaimana para pria zaman dahulu berperang membela Uni Soviet, disebut dengan Defender of Fatherland Day dan hingga saat ini jadi lah hari pria. Di hari ini, laki-laki mendapatkan hadiah dari para wanita, biasanya dapat kaos kaki ahahah atau segala hal yang berhubungan dengan laki-laki, ya dan paling simpel nya dapet kaos kaki atau deodoran.

(ini acara hari pria pertama di 2016)

(kalau ini foto dari 2017)
(ini foto di tahun 2018)

(foto terakhir ini di tahun 2019)


Biasanya kita masak-masak bareng, siapkan hadiah dan mabar (makan bareng)


2. Hari wanita
Hari wanita cukup ramai dan banyak orang yang merayakan, hari ini jatuh di tanggal 8 Maret tapi sayang nya di hari wanita ini tidak ada liburnya, tapi lumayan ramai dirayakan. Pria-pria, anak-anak membawa dan membeli hadiah biasanya berupa cokelat dan bunga untuk ibu atau wanita yang disayang. Kadang juga ada yang bagi-bagi bunga loh di jalan, sering banget dapet tulip di hari wanita ini.

 Nah, kalau di gambar dibawah ini bukan wanita disayang ya wkwk, tapi memang kami teman-teman dekat satu program jadi kami lumayan deket banget. Dan ciwik-ciwik nya juga akan merayakan hari pria di tanggal 24 Februari


(ini foto di tahun 2017)

3. Tahun Baru Rusia
Kalau tahun baru rusia ini rasanya yang paling lama ya, soalnya biasanya digabung dengan hari natal international dan juga natal nya gereja orthodox. Jadi biasanya libur dari tanggal 25 Desember sampai 7 Januari. Nah lama banget kan. Di minggu libur ini, sebut saja minggu libur ya, di minggu libur ini banyaaaak banget yang jual pohon natal asli di pinggir jalan, hiasan-hiasan natal, dan kue jahe juga.


(jadi pembeli terakhir di sebuah mini market di akhir 2018)

Aku gaada video atau foto perayaan tahun baru dan natal, karena dingiin banget soalnya lagi winter, oiya tapi ada beberapa dokumentasi foto-foto selama perayaan tahun baru. 









Kadang mikir rusia ini pasti biaya listrik nya banyak, tapi mengingat ini negara penghasil gas alam terbesar dan juga minyak, jadi ya ga kaget kalau lampu-lampu kota semeriah ini.


4. Victory Day
Selanjutnya Victory day, atau disebut dengan Защитный день России yang jatuh tanggal 12 Juni. Di hari ini selalu ada perayaan di pawai atau festival, sekolah, instansi semua nya libur, kecuali toko seperti nya ahahah. Ini seperti nya dokumentasi nya gaada deh, atau ada ya aku lupa, bentar



Karena aku tidak ada foto dokumentasi yang proper jadi ini adalah foto hasil dari acara festival di Russian day, di hari ini kami diundang untuk mengisi acara. Jadi deh menari tarian Dayak.







Oke jadi these a glimpse of acara yang diadakan saat Russian Viictory day, di kota Samara, Rusia saat kami masih jadi mahasiswa Podfak (atau belajar bahasa) nanti aku buat blog sendiri deh untuk ceritain masa selama jadi mahasiswa Podfak.


5. Day of Military Glory
Nah kita tau sendiri kan gimana hebat nya kekuatan militer di Rusia, jadi mereka juga merayakan hari ini loh. Untuk warga sipil biasanya libur tapi seperti nya boleh join juga untuk ke acara ceremony nya. Hari ini jatuh di tanggal 27 Januari. Jadi saat musim dingin tuh kalian diajak upacara sambil menggigil.


Nah gini nih prosesi upcara nya. Pertama ada kata-kata dulu, setelah itu kita semua kasih bunga ke makam/tugu para pahlawan.


Oke, jadi begitu lah beberapa hari penting di rusia dan ada yang libur ada juga yang tidak libur tapi dirayakan oleh setiap orang. Sorry ye masih belepotan udah lama banget ga nulis, tapi aku mau mulai nulis lagi untuk buat kenangan. One day my kids can read these stories. 

Пока-пока ..



Sunday, July 24, 2016

Самара в первом взгляде

Langkah pertama keluar dari вокзал tertinggi di Eropa (stasiun kereta tertinggi di Eropa itu letaknya ada di Samara), ada tiga orang dari univ menjemput ku dan teman-teman. Mereka berusaha ngajak ngomong pake Bahasa Inggris, tapi kalo orang Rusia ngomong inggris sumpah gajelas, mendingan pake Bahasa Rusia aja. Biar begitu kami semua sebenarnya sudah ngerti dikit-dikit Bahasa rusia, jadi kalo di ajak ngomong Bahasa Russia ya udah nyangkut-nyangkut dikit lah. Selang satu jam, aku sampai di общежитие (asrama), nah, dalam bayangan ku asrama nya tinggi-tinggi kayak di Moskow, eh ternyata cuman 5 lantai, pake tangga lagi hahahah. Tapi asramanya уютно (nyaman), dengan perpaduan warna yang asik antara hijau tosca dan abu-abu muda, di pintunya warna pilar nya merah, sumpah cantik meskipun ketutupan ranting-ranting pohon yang layu.

  Pas pertama nyampe aku dan rombongan disambut sama 2 bidadari cantik namanya kak Puji dan kak Rizka. Terus datang deh русские студенты (siswa rusia, plural) semua koper-koper kami dibawain. Terus koper ku di angkat sama salah satu siswa ganteng ahahaha, beneran sumpah ganteng banget namanya Роман (Roman) cowok ganteng pertama yang ku lihat mana baik lagi. Tapi sayang nya pas dia angkatin koper ku, ganggang kopernya patah. Untung ganteng jadi ku maafin deh, coba kagak, hmmmm.
                Setelah itu  сразу aku dan kawan-kawan di ajak orang univ (куратор (curator) sejenis orang yang tanggung jawabin siswa) jadi langsung caw, ke toko entah itu mahal apa kagak asal beli aja, katanya ember dibutuhin, jadi tanpa pikir panjang dan cari cari lagi, disuruh beli ember ya, iya-iya aja meki beli di toko-toko pinggir jalan. *Saran, apabila kalian pergi ke Russia, jangan langsung beli-beli di toko di pinggir jalan karena itu mahal banget, beda jauh harga nya sama yg ada di pasar. Terus kalo beli di kereta itu sangat dilarang karena harga nya jauh banget sama barang di toko. Kalo beli air mineral yg cuman 0,5 liter harga di kereta 50 rubel satu botol, sedangkan kalian bisa dapat 5 liter kalo beli di универсам рынок ex: магнит, dan пятёрочка (sejenis alfamart, dan indomart nya, cuman di Rusia toko begituan lebih merakyat, gak kayak yg di Indo). Aku beserta kawan-kawan, jalan sore-sore cuman buat cari ember, buat nampung air anget, karena pas kami datang, seluruh air di asrama, air hangat nya dimatikan sejak зима (musim dingin) berakhir sampe awal musim dingin. Karena kita para mahasiswa Indonesia datang nya pas осень (autumn) ya jadi gak kebagian air panas, dan harus ngerebus dulu, kalo mau gak mandi, gak mandi sampe kapan? Sampe 2 minggu kedepan? О боже gak mungkinlah. Meskipun air nya dingin banget kayak air es ya tetep aja mandi soalnya hampir 4 hari gak mandi.
 Aduh lepas bahasan lagi, oke kembali ke jalan-jalan, pada saat itu angina nya sangat-sangat kencang, kalo kulitnya gak kuat bias masuk angin. Memang sih, beberapa senior dulu, bilang gausah beli coat dulu, beli aja di rusia, tapi aku merasa beruntung karena aku beli coat di Indonesia meskipun jelek dan bentuknya kayak jaket gojek. Soalnya di setiap daerah itu, temperature nya beda-beda bahkan ada yang sampe menyentuh – 40. Jadi, kalo menurut ku sih, lihat dulu dapat dikota mana, kalo область(daerah) agak di selatan ya gak perlu bawa coat kalo di selatan ke atas perlu, wajib, apalagi kalo dating nya pas musim gugur karena musim gugur gak selamanya isinya daun jatohan, tapi bias-bisa udah ada снег(salju) bejatohan. Samara meskipun letaknya di selatan tapi dingin banget pas winter dan bahkan yang duluan turun salju nya dibanding moskow dan saint Petersburg.
                Back to bahasan, malamnya gapake istirahat, langsung pergi lagi ke mall besar yang pertama kali di datengin namanya Ашан( ashan) letaknya di dalam supermarket namanya Космопорт(kosmoport).




















Ber-23 langsung pergi ke mall itu, jarak nya gak begitu jauhm cukup dengan метро (subway) terus jalan sekitar 10 menit nyampe deh. Метро победы (mitro pobedi) itu adalah subway pertama yang pernah kulihat, disana saat musim dingin jadi hangat,yaiyalah di bawah tanah. Dihiasi lampu-lampu Kristal cantic. Termasuk subway tertua adi kota Samara.
Sesampainya disana, sumpah harga nya lebih murah lagi, hampir sama aja kayak di pasar, malah kadang pasar lebih mahal. Jadi malam itu kami borong semuanya, apalagi wanita-wanita nya yang terdiri atas aku, mia, fitria, noah dan Nerissa. Yang kita beli sumpah banyak banget, beli susu kotak coklat sampai-sampai 3 biji( susu yang paling enak yang pernah dirasa namanya чудо, judulnya aja, chuda, memang rasanya kayak keajaian, dengan uang 70 rubel, atau sekitar 14 ribuan, udah dapet susu segede susu ultra, yang gak bikin eneg sumpah itu enak banget, rekomendasi buat kawan-kawan semua. Чудо gak cuman produksi susu, tapi juga ada yogurt, dan творог (sejenis, keju, makanan fermentasi, cuman hancur gimana gitu, enak banget tapi, kalo ada kandungan gula nya, manis-manis asam dan sehat, tapi kalo produk dari  чудо itu ada ditambahin coklat dan buah-buahan, biasanya pure cuman susu fermentasi dan gula.
( Back to the topic, jadi ini kami borong banyak makanan buat sebulan pertama di Rusia.)


Hari berikutnya aku dan teman-teman pergi mencari Masjid terdekat. Patokannya sih Google Maps, pas diliat disitu ada Mesjid besar, yaitu Саборная мечеть. Jalan dah tu, kita, padahal bias naik bis atau trem, tapi dengan alasan dapet biar pahala nya besar, ya terpaksa aku ngikut juga, padahal yang mau sholat para lelaki nya, mereka mau sholat Jumat. Tapi kami, para wanita, juga ikut sekalian jalan-jalan.
Berselang satu jam lebih baru deh ketemu tuh masjid, hahaha jalan kaki demi cari masjid. Kalo tau sejam baru nyampe mending naik bis, atau taksi hahah. Akhirya para pria melaksanakan shalat jum’at, dan kami para wanita menunggu mereka di luar masjid. Eh, kebetulan ada mall deket situ, masuk deh kita kedalam.

                Siapa sangka, hujan deras pun turun, kami kedinginan kalaupun mau menunggu mereka pulang shalat Jumat lama banget, mana nafas udah beruap, saking dinginnya. Akhirnya kami pergi pulang naik taksi meninggalkan para lelaki. (Gaperlu diceritain sih itu, but FYI aj a about our struggle to find a mosque)


(Oiya, ini ada saran tentang berbelanja di Rusia. Sebenarnya kalo kawan-kawan mau irit, bawa aja baju banyak banyak dari Indonesia, karena kadang harga baju disini aneh, baju bentuk kaos dalam yang polos-los-los harganya 50 ribuan, untuk yang berjilbab mungkin banyakin outer aja, jadi bisa pake yang lengan-lengan pendek, karena biasanya kaos-kaos lengan pendek lebih murah. Tapi, semua itu sesuai selera sih, maunya gimana. )


Saturday, July 16, 2016

мой Первый День В России (My First Day In Russia)

Jangan berharap pergi ke Eropa selalu sama seperti yg diceritakan di film-film. Rusia adalah negara yang tertutup dan dingin, dan banyak rumah-rumah atau bangunan tinggi, begitu yang ku pikirkan. Namun saat pertama aku melihat lewat kaca jendela pesawat, ternyata Rusia masih dipenuhi hutan hutan dan jarak disetiap rumah masih jarang-jarang. Padahal itu adalah kota Moskow. Ternyata satu hal yang perlu diketahui, bahwa Rusia bukanlah negara miskin, melainkan mereka lebih memilih tinggal di квартира(sejenis apartemen) yang mana lebih murah dibandingkan harus membeli tanah dan membangun rumah. Oleh sebab itu masih banyak lahan kosong di Rusia.
Beriku ceritaku detik detik pertama di Rusia.




Saat pertama kali menginjakkan kaki di bandara Domodedovo, suasana angin menusuk bagaikan tusuk sate tajam. Padahal pada saat itu suhu baru mencapai 16-18 derajat Celcius, tetapi baju hangat ku yang ku beli di toko Bazaar di Samarinda (yang bentuk nya mirip jaket tukang ojek) masih menembus kulit. Ditambah lagi rasa ingin pipis, dalam benak ku hanya satu yg ingin ku sampaikan yaitu buang air kecil saat sampai di bandara. tetapi harapan ku hancur dikarenakan туалет (toilet) di luar ekspektasi, tak ada air ataupun tisu yg tersisa, mana bau lagi. Yaudah deh, aku pergi dan nunggu di kereta.
"Hil, kamu gak pipis dulu?" tanya teman ku, lupa namanya.
"Gausah disini jorok, bau, abis lagi tisunya. Tar aja di kereta" jawab ku.
kami ber 50 orang perwakilan dari Perkeretaapian Kaltim, dijemput oleh sebuah bis besar. Bersama rombongan langsung pergi ke вокзал (stasiun kereta) di Moskow.


(ngerekamnya mereng-mereng masih belum pro)

Aku menatap ke arah jendela, dalam batin ku "kok Rusia banyak kios-kios kecil biasa gitu sih, mirip Samarinda aja, tapi mungkin ini bukan kota nya". Serentak lamunan ku di bangunkan oleh Valda teman ku dari Indonesia, yang apa-apa selalu samaan sampe jadwal bulanan juga samaan. "Hil, bentar lagi kita LDR-an."."Loh tenang aja kan kita pernah LDR-an pas di Indo, lewat vidcall wkwkkw".
Ya, memang setelah kami diturunkan di вокзал  masing-masing, kami akan berpisah dselama satu tahun. Aku akan pergi ke kota Самара (Samara) dan Valda di kota Санкт Петербург (Saint Peterburg) demi menempuh pendidikan подготовительный фак. (fakultas persiapan).

Selang beberapa lama, akhir nya kami sampai di вокзал dan langsung, berlinang air mata perpisahan. Agak alay sih, orang cuman setahun aja pisah wkkwkkw.

(Ini cewek-cewek yang pisah, agak alay kita ya wkwkkw)

Aku dan rombongan 23 orang mahasiswa Samara langsung caww... menuju kereta. Kakak tingkat kami membantu proses penukaran uang kedalam Rubel dan proses masuk kedalam kereta, Dalam benak ku kereta nya sama kayak di Jakarta, ada yang duduk ada yang berdiri. Ternyata berbentuk ruangan dengan 4 kasur. Dan jarak antara jendela dan ruang kamar nya cukup dekat dan sempit, sedangkan pekerja disana gemuk gemuk. Setelah kereta berjalan aku ingat kalo aku mau buang air kecil, dan......
Tadaaaaa..........  Туалет (WC) nya lebih parah daripada Bandara. Bentuknya itu aneh, Bentuk WC jongkok, tapi gak ada air nya buat nge-flush cuman bentuk katup, yang perlu ditahan biar kebuka dan jatuh ke penampungan nya, susah deh dijelasin, cuman kalo liat sendiri lebih ekstrim wkkwwk. Tapi yaudah sih aku maklumin aja, namanya juga Rusia, hidup keras dekk!!hahaha.  Lama-lama juga terbiasa. WC di keretanya amat kecil, dan agak  грязный (Cari aja ndiri ahha). Aku kira hanya sebantar berangkat dari Moskow-Samara, ternyata 15 jam guyssss. Lama tenan,  nih, ya aku ceritain. Kami ber 23 udah gak mandi sejak terakhir di bandara Balikpapan. Di Jakarta kami nunggu nya ampe malem, jam 12 malam baru terbang. Abis itu kami ber 50 orang terbang senidri ke Dubai dan lanjut ke Moskow. Gak ada satu orang pun mandi, mungkin calon mahasiswa lain yang kuliah di Moskow dan Petersburg hanya 2 hari gak mandi. Kami anak Samara hampir-hampir 4 hari gak mandi, meskipun ada yg 5 hari gak mandi hahahha *nama dirahasiakan.

(Ini Platon dan Irina, bayi imut Rusia pertama yang ku temui di dalam kereta, mereka mau pergi ke УФА)

Pagi, hari dikereta aku mendengar suara omelan dari ibu-ibu penjaga kereta yang kerja di kereta. Beliau marah, marah, karena ada masalah, yaituu, eng..ing.. eng...


Salah satu, eh salah dua dari kita,deng. Ada yang mandi di kereta, wkwkwkwk. terus air nya banjir di WC kereta. Perlu di ketahui ya, kalo di kereta di rusia, WC nya gada sanitasi pembuangan nya, jadi ya gabisa mandi. Cuman bisa BAK/BAB. Untung gak begitu banya kosa kata rusia yang aku dan teman-teman ku ketahui, jadinya ya gak nylekit gitu yang di katain ibu penjaganya wkwkkkw.
15 jam terlewati dan akhirnya sampailah aku beserts rombongan dikota САМАРА (Samara) kota yang penuh kejutan dan kenangan bersama.............



Вот, Это мой любимый  Город Самара
(Itu kote tercintaku Samara)

Thursday, December 25, 2014

Nyusha-Angel






I don't know why, after I listen to this song . I think, it will be my first russian song that I really love in. this sing was made by Nyusha-Angel

В душе так пусто и темно,
И дождь в раскрытое окно,
Я так устала быть одна,
Я вновь приду в твой тихий дом,
И мы останемся вдвоем,
Я знаю, я тебе нужна.

Я твой ангел, ангел земной,
Позови, и я с тобой,
Я твой ангел, ангел земной,
Позови, и я с тобой.

В ту ночь, что так нежна была
Ты подарил мне два крыла,
И всюду я день ото дня
Ищу в толпе любимый взгляд,
И нет уже пути назад,
Ни для тебя, ни для меня.

Я твой ангел, ангел земной,
Позови, и я с тобой,
Я твой ангел, ангел земной,
Позови, и я с тобой.

Даже если наш последний шанс
Обрести свою любовь,
Просто сделай мне на встречу шаг,
Я пойму все без слов

Я твой ангел, ангел земной,
Позови, и я с тобой,
Я твой ангел, ангел земной,
Позови, и я с тобой

Sunday, August 11, 2013

2 Minggu yang Penuh Cerita


Liburan kali ini menyenangkan dan sangat luar biasa, memang hal tersebut terkesan  berlebihan. Tetapi, libur semenjak tanggal 5 Agustus hingga tanggal 18 Agustus memang memuaskan serta menyenangkan bagi seluruh anak asrama. Liburanku kini penuh dengan cerita, terutama sejak malam 1 syawal . Malam itu, adalah malam yang cukup meriah. Aku, Putri, Shinta, Rini, Dana serta Reza kami berenam pada pukul 8 malam, sekitar usai shalat Isya. Dengan suka cita, kami pergi meramaikan malam Idul Fitri, bersama di pinggir jembatan, melihat indahnya malam di dekat Sungai nan amat luas, dengan semilir angin serta alunan takbir yag menggema, ketika mobil-mobil takbir, yang dihiasi oleh pernak-pernik indah lewat didepan kami.
 Tidak lupa, pesta kembang api sekitar pukul 10 malam, kami memang benar bersenang-senang. Setelah itu, kami pergi untuk menyantap makanan, makan malam bersama. Kami, cukup dekat karena kami pernah satu SMP, bahkan diantara kami ada yang berteman sejak SD. Tak sabar kami menunggu untuk Idul Fitri, saling bermaaf-maafan, mengurai air mata haru, mengunjungi tetangga dekat, teman-teman SD dan SMP. Sayang nya, tak ada teman yang berasal dari SMA yang sama dengan ku di kampung halamanku Muara Jawa. Seandainya ada, aku pasti juga akan menghabiskan waktu liburan dengan mereka anak-anak SOLID.
Pagi yang cerah tepat tanggal 8 Agustus, sidang Isbat yang panjang akhirnya memutuskan hari Raya bagi umat Islam terlaksana. Aku bangun pagi sekali, memakai pakaian yang baru, dan pergi ke masjid. “Allahu Akbar…Allahu Akbar…Allahu Akbar Walillailham” kumandang takbir di Masjid berbunyi, betapa senang nya hati mendengar. Sekitar setengah jam, aku dan penduduk daerah ku melaksanakan shalat Eid. Kami bersalaman, dan aku bergegas pulang ke rumah untuk membantu ibuku menyiapkan makanan lebaran. Setelah itu, kami sekeluarga pergi mengunjungi sanak-saudara serta tetangga dekat.
Malam pun menjelang, teman-teman ku datang ada Shinta, Rini, Arif, Dana, Harry, Alam, serta Ivan kami kemudian pergi ke rumah guru-guru SMP kami, setelah itu, ketempat teman-teman yang lainnya. Betapa capek nya kami untung saja kami berkendara. Setelah usai, kami berkumpul bersama di rumah Alam, makan pudding, makan buras, rawon, dan banyak lagi. Kami bercerita, bercanda tawa sampai-sampai mau lepas mataku karena tertawa. Saat pukul 10:30 malam aku dan teman-teman pergi lagi ke rumah Shinta. Yah, palingan kami bercerita ringan, berselang beberapa saat Ical datang, kami ngobrol terus hingga pukul 11:00 dan aku harus kembali pulang karena orang tua ku memanggil.

Tanggal 12 Agustus kami pergi beramai-ramai ke resort di daerah Senipah, wow menyenang kan. Tempat nya indah, karena dekat dengan pantai, kami pun bersenang-senang. Sebelum, teman-teman ku kembali bersekolah pada tanggal 13 esok hari nya. Memang, liburan yang menyenangkan, aku tak akan pernah melupakannya sampai kapanpun, sampai tua pun kalau perlu. Bersama teman lama yang menyenangkan.

Saturday, August 3, 2013